KTT keuangan G20 di Washington dan dampaknya pada ekonomi dunia
Perhatian dunia mengarah ke Washington pekan lalu dimana pemimpin negara G-7 dan negara-negara berkembang seperti Korea, Cina, Brasil, Arab Saudi, Indonesia dan Afrika Selatan, berkumpul untuk membahas tindakan untuk mengatasi krisis ekonomi global.
Walaupun pertemuan tingkat menteri keuangan G-20 mulai diadakan untuk membahas krisis keuangan Asia pada 10 tahun yang lalu, namun pertemuan kali ini adalah pertemuan pertama para pemimpin negara dari negara maju dan negara berkembang .
Apa yang dibahas oleh pemimpin dunia di KTT 15 Nopember itu ?
Dalam pidato perdana pertemuan keuangan G-20, presiden Lee Myung-bak mengatakan kekhawatiran tentang penyebarluasan perlindungan perdagangan dan kerugian negara berkembang adalah akibat krisis yang bermula dari negara industri maju .
Dia mengatakan bahwa dunia ini menghadapi resesi ekonomi terburuk sejak peristiwa Great Depression di tahun 1929 dan menuntut negara G-20 berupaya untuk mengakhiri agenda pengembangan Doha yang belum mencapai persetujuan .
Lebih jauh Lee Myung-bak mengusulkan agar negara industri maju meningkatkan sistem swap mata uang termasuk dengan negara berkembang dan menekankan peningkatan dana IMF supaya negara berkembang dapat memperoleh likuiditas uang devisa yang dibutuhkan.
This entry was posted on 2:09 PM You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
0 comments:
Post a Comment